🧠  brain dump

Do (not) Obey

id / en

Thoughts |

Untuk mempermudah manusia mencapai suatu tujuan, dibuatlah aturan sehingga jelas apa saja yang harus dan jangan dilakukan demi tujuan tercapai. Aturan juga membedakan manusia dengan hewan yang sekedar hidup berdasarkan hukum alam.

Makanya, pembuat aturan harusnya udah paham banget lingkungan yang dicakup oleh aturannya sehingga seharusnya siapa pun di lingkungan itu yang mengikuti aturan dia juga seharusnya selamat sampai tujuan. Karena aturan (harusnya) ga sekadar dibuat kan. Ada alasan dibalik semuanya. Ada "why" dibaliknya.

Tapi kita lagi ada di zaman yang perkembangan segalanya terjadi secara eksponensial. Semuanya tiba-tiba berubah, aturan yang sudah lama dibuat pun seringnya jadi ga relevan lagi.

Mungkin masih bisa sampai ke tujuan, tapi kurang efektif karena ga memanfaatkan situasi perkembangan yang ada, cenderung mengabaikan, malah memusuhi dan menganggap bahwa  perkembangan dan perubahan yang terjadi hanya menghambat.

Padahal nyatanya perkembangan itu bisa membantu di segala aspek, tergantung kitanya mau memanfaatkan atau ngga.

Dan kalau kita sadar ada di situasi harus milih, ngikut aturan atau mbelok demi keefisienan waktu, tenaga, dan biaya, belok aja. Aturan gabisa mengadaptasi dirinya sendiri.

Sayangnya, pembuatnya biasanya udah terlalu nyaman dengan aturan buatannya sehingga ogah menggantinya dan menolak segala perubahan yang mereka anggap belum teruji.

Mereka gamau ngorbanin kenyamanan mereka dan aturan mereka yang sudah teruji berhasil, karena takut.

Bila suatu tujuan bisa tercapai dengan lebih efisien tanpa pakai aturan itu, menurut gua gapapa, selama gada yang salah. Jangan sampai aturan itu justru ngehambat dan ngebuat kita tutup mata dan menolak mengikuti perkembangan-perkembangan yang ada, khususnya teknologi.

Gimanapun, pasti bakal ada yang maju, kalau bukan kita, ya orang lain. Jadi, pilih aja.



Share // Feedback


← Sebelumnya
Kenapa Kita Malu?
Selanjutnya →
Jadi Orang Baik!