🧠  brain dump

Menunda Yang Baik

id / en

Thoughts |

Saya termasuk orang yang suka baca novel Sherlock Holmes, hampir semua novelnya udah saya baca. Satu kebiasaan Sherlock yang saya kagumin dan hampir ada di setiap kasus adalah, betapa santainya dia dalam mengusut kasus-kasusnya.

Walaupun kasusnya penting banget, kaya ngelibatin seorang Raja Bohemia, dia tetep hampir ga pernah terkesan buru-buru dan gerapak. Hasilnya? Ga pernah ngecewain, Sherlock selalu berhasil nuntasin kasusnya kecuali kasus-kasus yang emang bener-bener di luar kendali dia.

Tadi pagi juga saya baru baca newsletter dari CEO Tech in Asia, Hendri Salim yang ngemukain pengalaman serupa. Dia sering kali nunda suatu pekerjaan dan penundaannya itu malah seringnya berujung positif. Ada banyak keputusannya yang diubah di menit terakhir —karena sengaja ditunda— ternyata terbukti menjadi keputusan tepat.

Saya yakin banyak dari kita juga punya cerita penundaan yang malah bawa hasil positif. Berdasarkan riset, penundaan memang ternyata bisa positif. Tapi cuman buat penundaan yang aktif.

Ada dua jenis menunda, ada menunda secara pasif, dan menunda secara aktif. Perbedaannya itu penunda pasif menunda secara tidak sadar. Misalnya kalo kita tau ada tugas berat yang harus kita kerjain dan malah scroll Instagram dulu sampe lewat waktu karena males banget ngebayangin tugas itu, maka ini penundaan pasif.

Penunda aktif menunda tugasnya secara sadar, dan biasanya mereka menunda karena bisa tau kalo tugas itu lebih baik tidak dikerjakan sekarang, misalnya karena masih belum mendapatkan informasi yang cukup. Sambil menunggu, penunda aktif melakukan hal lain yang lebih produktif

Penunda aktif dan pasif emang sama-sama menunda, bedanya adalah alasan penundaan mereka dan apa yang mereka lakukan selama masa penundaan itu. Penunda aktif biasanya juga bisa jadi sama produktifnya atau bahkan melebihi orang-orang yang tidak menunda, karena mereka secara ga langsung bisa memanage waktu dengan lebih baik. Ini ada kaitannya dengan Parkinson Law yang pernah saya bahas di sini.



Share // Feedback


← Sebelumnya
Pelan-Pelan Aja
Selanjutnya →
Sebelum Self Development