🧠  brain dump

Menganggap Remeh Keberuntungan

id / en

Thoughts |

Ada orang yang mau ngelakuin apapun pasti akan berakhir dengan kesuksesan, karena ada backingan finansial dari orang tuanya. tapi bukannya sadar kalo mereka itu emang udah terlahir kaya, malah ngisi seminar.

Contoh lain dari video Veritasium di atas, katanya pemain hoki ketika ditanya gimana caranya mereka bisa masuk NHL, jawabannya itu antara kerja keras, coach yang hebat, atau orang tua yang mendukung.

Mereka ga ngerasa beruntung udah dilahirin di awal tahun. Emang nyambung? Iya dong. 40% pemain hoki profesional dilahirin di kuartal pertama, dibandingin sama 10% di kuartal terakhir.

Ini katanya karena liga hoki itu dimulai di 1 Januari, jadi anak-anak yang lahirnya Januari pasti badannya lebih besar (walaupun sedikit), dari mereka yang lahir di November/Desember, dan karenanya lebih sering dimainkan dan jadi dapat pengalaman lebih.

Privilege ini pun jadinya terus bertambah manfaatnya secara eksponensial, tahun demi tahun. Karena sekali mereka dimainin dan nambah baik, mereka akan terus dimainin dan jadi tambah baik.

Banyak orang yang ga terima kalo dibilang kesuksesannya cuma karena keberuntungan, ya itu ga salah juga sih. Karena kalo kita cuma produk dari keberuntungan, kerja keras sama bakat kita bisa-bisa ga dianggap lagi.

Tapi, ga nganggep faktor keberuntungan ini berkontribusi ke keberhasilan kita juga ga baik. Nanti jadinya kaya mereka yang ada di posisi atas, yang ngeliat orang di bawah mereka seolah-olah yang gagal itu karena kurang bekerja keras atau kurang cerdas.

Padahal, bisa jadi mereka cuma kurang beruntung.

Lalu, orang-orang yang beruntung pun membuat aturan-aturan yang menguntungkan mereka daripada yang di bawah mereka, karena mereka menganggap diri mereka lebih baik. Terbentuklah sistem yang membuat yang kaya makin kaya, dan yang miskin makin miskin.

Ini bukan berarti kita cuman bisa pesimis dan ngedumel kenapa kita ga lahir kaya. Keberuntungan cuma salah satu faktor dari banyak faktor yang nentuin kesuksesan.

Kita tetap harus ngerjain dan ngelakuin yang terbaik yang kita bisa. Walaupun kita gatau apa yang bakal terjadi besok, paling ga kita tau kalo diam ga bakal ngehasilin apa apa.

Memperbanyak usaha juga memperbesar kemungkinan sukses. Makin banyak coba, makin banyak yang gagal, makin banyak juga yang berhasil.

dart



Share // Feedback


← Sebelumnya
Menghindari Entry Cost
Selanjutnya →
Jangan Seperti Bill